Translate

Tampilkan postingan dengan label Info Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juli 2013

Berani Mencoba Resep 5 Makanan Pedas Ini?


Jangan mengaku pecinta makanan pedas apabila belum mencoba resep yang satu ini. Dijamin Anda akan ketagihan dan pasti ingin mencoba setiap resepnya.
Sayangnya, tidak semua menu ternyata cocok dimasak pedas. Ada beberapa menu yang justru kehilangan rasa alaminya jika dimasak pedas. Salah satu contohnya adalah wortel, rasanya tidak satupun menu wortel yang cocok disajikan pedas.
Agar tidak kehilangan selera makan, Anda wajib tahu menu-menu mana saja yang memang cocok disajikan pedas. Dan, tantangan kami kali ini, apakah Anda berani mencoba resep pedas yang sudah terpilih?

5 Tempat Jajan Enak Saat Ramadan di Jakarta


Ramadan selain menjadi bulan yang penuh berkah dalam ibadah, juga menjadi satu bulan penuh banyak makanan, minuman dan jajanan enak bertebaran di mana-mana. Mulai dari suguhan es yang segar, legitnya kolak, manisnya bubur, gurihnya kudapan sampai pedasnya hidangan berbuka, semua ada. Bagi warga Jakarta, banyaknya tempat yang menjual berbagai penganan berbuka tentu sangat membantu karena membeli tentu lebih praktis daripada memasak sendiri terlebih untuk ibu yang bekerja. Bila Anda ingin jajan untuk berbuka dengan banyak varian dan harga yang terjangkau, Anda bisa datang ke lima tempat ini ladies. 
Jakarta Barat terkenal dengan kawasan hunian yang padat. Bila Anda bekerja seharian dan tidak sempat untuk memasak atau menyiapkan takjil berbuka, Anda bisa mampir ke Jalan Panjang. Walau hanya buka pada saat Ramadan saja, penjual makanan di Jalan Panjang banyak sekali. Anda bisa membeli penganan buka puasa mulai dari takjil seperti es cincau sampai makanan khas Indonesia seperti ayam bakar dan nasi uduk. Harganya pun bervariasi dan terjangkau.
Anda tinggal di Jakarta Timur? tidak perlu jauh-jauh ke Selatan atau Pusat bila ingin mencari pusat penganan Ramadan yang bermacam-macam dan harganya juga ramah di kantung. Anda bisa datang Jajanan Tenda Balai Pustaka, di sana terdapat berbagai aneka hidangan Ramadhan tersedia sejak pukul 17.00 WIB. Takjil yang dijualpun menerbitkan air liur seperti es pisang hijau, es kacang merah dan aneka kolak. Selain di Rawamangun, pusat jajanan enak dan murah juga ada di Pulomas seperti di Pasar Ampera, Pacuan Kuda, dan sepanjang Jalan Pulomas Raya.
Jakarta Selatan terkenal macet dan banyak pekerja kantoran yang kantornya berada di gedung-gedung tinggi di Jakarta Selatan. Sepulang kantor, Anda bisa berbelanja aneka menu berbuka puasa di blok S dan blok M. Dua tempat ini menjadi salah satu tempat jajanan buka puasa paling favorit. Tidak heran karena di sana terdapat Pujasera (Pusat Jajanan Serba Murah) yang menyediakan aneka jenis makanan lokal maupun mancanegara. Beberapa menu yang hits dan disukai adalah bakso Pak Kumis dan roti bakar Eddy.
Jakarta Pusat selalu macet pada sore hari. Banyak gedung pusat pemerintahan yang berkantor di sana. Pasar Benhil bisa menjadi salah satu alternatif Anda untuk berbelanja jajanan enak untuk buka puasa. Selain mudah dijangkau, Pasar Benhil juga relatif lebih tertata dan jajanan yang dijual di sana juga lebih higienis dan variatif. Sejak lama daerah ini memang terkenal "Surga Dunia" untuk urusan kuliner warga Jakarta. Penyuka wisata kuliner pasti betah untuk berbuka puasa dan jajan di pasar Benhil karena semua varian takjil dan makanan lezat tersedia di sana.
Jakarta Utara rupanya tidak ingin ketinggalan memanjakan lidah warganya dengan pusat jajanan Ramadan. Jalan Soka, Kelurahan Rawa Badak, Jakarta Utara merupakan Pasar Takjil sejak tahun 1996. Walau tidak seluas pusat jajanan Ramadan lain namun Jalan Soka selalu ramai dengan pengunjung. Harga penganan berbuka puasa di Jalan Soka juga lebih terjangkau dibanding dengan pusat jajanan lainnya. Coba cicipi aneka olahan ikan dan es buah yang dijual di Jalan Soka, pasti Anda suka.
Walau setiap hari macet dan terkadang waktu habis di jalan namun Anda bisa menyiasatinya dengan membeli penganan berbuka puasa di luar. Banyaknya tempat jajanan enak dan terjangkau selama bulan Ramadan setidaknya bisa menambah nafsu makan Anda dan keluarga dengan berbagai menu buka dan takjil yang berbeda setiap harinya.

Selasa, 11 Juni 2013

Makanan Khas Indonesia Yang Terkenal

Hai..hai sobat semua kali ini saya ingin membahas makanan khas indonesia yang terkenal sampai luar negeri lo,,,banggakan,,,tentu saja..sebagai penduduk bangsa indonesia memang sepatutnya kita bangga dengan produk bangsa sendiri,,,apa aja mereka,,,cekidoot yyyuuukkk
1. Rendang
6f0a9ac853367c5fe0b880570a4deeb3_imagesm 79106d77a9752548dabef0e952774749_images
Rendang atau randang adalah masakan daging yang berasal dari sumatera barat , Padang ini bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu danrempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan.
4ad421e5fda2a85a8a670cde27373a52_images 819086d487736eb6c54e1d19c3175f9b_index
Rendang dapat ditemukan di Rumah Makan Padang di seluruh dunia. Masakan ini populer di kalangan masyarakat Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara, sepertiMalaysiaSingapuraBruneiFilipina, dan Thailand. Di daerah asalnya, Minangkabau, rendang disajikan dalam berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau secara umum, masing-masing daerah di Minangkabau memiliki teknik memasak dan penggunaan bumbu yang berbeda.Pada tahun 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan peringkat pertama dalam daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) yang digelar oleh CNN International.
2. Gudeg
a2233cab13d45e56b15ab9e7a9253982_index b86cc784112f6951e1b46d5055dd6a3f_images
Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengahyang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampungtelurtahu dan sambal goreng krecek.
Ada berbagai varian gudeg, antara lain: Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang, Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer, Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.Ada sebuah cerita yang beredar di masyarakat yang mengisukan bahwa warna coklat pada gudeg dihasilkan dari darah ayam yang ditambahkan pada masakan. Mitos ini tidak benar, karena warna coklat dihasilkan dari daun jati
e62e5d31c4bcbd4b75544dae89dc81c1_index a20e835551de4b9149a7224fe91b9dad_index
Sate Padang adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatera Barat, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman. Sate Padang memakai bahandaging sapi, lidah, atau jerohan (jantung, usus, dan tetelan)dengan bumbu kuahkacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya pedas.SatePadang Panjang dibedakan dengan kuah sate nya yang berwarna kuning sedangkan sate Pariaman kuahnya berwarna merah. Rasa kedua jenis sate ini juga berbeda. Sedangkan sate Padang mempunyai bermacam rasa perpaduan kedua jenis varian sate di atas. Daging segar dimasukkan dalan drum besar berisi air dan direbus dua kali agar lunak menggunakan drum dan air yang berbeda.
93ac0dc1932c49c28d2d72d157d7d1f8_images ad29c0fe480aad48036e736280f38d5d_imagesm
Daging diiris-iris dan dilumuri dengan bumbu dan rempah-rempah. Sementara air rebusan digunakan sebagai kuah kaldu, bahan membuat kuah sate. Lalu kuah kaldu ini dicampur dengan 19 macam bumbu rempah-rempah yang telah dihaluskan (bawang merahbawang putihkunyitjahe, dan serai) dicampur dengan berbagai macamcabai. Seluruh bumbu kemudian dijadikan satu dan dimasak selama 15 menit. Rempah-rempah inilah yang membuat rasa kuah sate menjadi kaya rasa yang melimpah,salah satu produk asli Nusantara yang ada di daerah Pondok Ranggon adalah Sate Padang Rich dekat TPU Pondok Ranggon.Sate sendiri hanya dibakar saat dipesan, menggunakanarang dari tempurung kelapa. Dimakan dalam keadaan hangat,biasanya ditambah dengan keripik balado khas Padang.
f7a976b01bf2504e91cc2c9b75f3576c_index 10806409db36a20d83d3d61f77233e8b_images
Indonesia ternyata sudah meramu berbagai makanan dengan berbagai jenis rempah sejak abad pertama.Hal ini terjadi karena posisi Indonesia terletak di tengah jalur perdagangan dunia. Kekayaan rempah Indonesia ini lalu mengundang berbagai bangsa untuk datang dan mengeksplorasi cita rasa rempah. Diawali dengan kedatangan pedagang India pada abad 1-7, dan diikuti oleh pedagang China dan Arab. Perdagangan rempah kemudian membuka jalan ekspansi masif bangsa Eropa pada abad 16-19. Mereka menjelajah wilayah Indonesia untuk menemukan rempah-rempah, dan memulai terjadinya interaksi budaya kuliner antara Eropa dan Indonesia. Sebelumnya, penguat rasa makanan Eropa hanya terbatas pada tomat, ceri, bawang bombai, madu, atau wine. Orang Eropa lalu mendapatkan inspirasi untuk menggunakan berbagai rempah. Asia untuk mengolah makanan Eropa. Semur sendiri asalnya dari bahasa Belanda, smoor, yang artinya masakan daging yang direbus dengan tomat dan bawang secara perlahan Ketika itu, orang Eropa yang bisa memasak dengan rempah-rempah dianggap sebagai kalangan aristokrat. Hidangan semur ini diterima dengan baik oleh lidah kaum priyayi Belanda, dan menjadi menurijsttafel Sebenarnya, semur itu sendiri bukan makanan asli Belanda. Semur, menurut pakar kuliner Chef Ragil Imam Wibowo, merupakan persepsi bangsa Indonesia dari hidangan tradisional Belanda yang bernama hachee.
7a8edcc493f120d452f5c8f6d75a1b92_images 9925b693776406ffdcc75bfc1a255d80_images
Hachee merupakan hidangan daging rebus yang dipotong-potong, kadang-kadang juga menggunakan ikan, burung, dan sayuran. Bumbu dasarnya adalah bawang dan rasa asam (biasanya didapat dari cuka atau wine). Cengkeh dan daun salam lalu ditambahkan ke dalam kuah kaldunya yang kental. Hachee kelak menjadi trigger untuk hidangan semur. Dalam versi Indonesia, semur ini menggunakan bumbu bawang merah, bawang putih, dengan tambahan berbagai rempah lain untuk menguatkan rasa, seperti ketumbar, pala, lada, cengkeh, dan kayu manis.Kecap itu idenya ketika orang Indonesia berimajinasi bagaimana membuat warna coklatnya. Pada hachee, warna coklat didapat dari brownstock, yaitu kaldu dari tulang sapi yang dibakar. Orang Indonesia lalu mencari, apa yang kira-kira bisa memberi warna dan rasa yang diinginkan. Semur kemudian melekat menjadi tradisi bangsa Indonesia, dan menjadi menu favorit setiap keluarga Indonesia. Menu ini hadir dengan inovasi bumbu dantopping yang beraneka ragam. Jika awalnya semur identik dengan daging sapi, kita sekarang bisa menemukan semur daging kambing, ayam, telur, tahu, tempe, jengkol,terong, dan bahkan ikan.
5. Rawon
515284d7a4383cb3261afc2f634aed82_images b9bdacfa1c5fc991cd903cdf5ee93297_images
Rawon atau nasi rawon (karena selalu disajikan dengan nasi) adalah menu berupa sup daging dengan bumbu khas karena mengandung kluwek. Rawon, meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur (seperti Surabaya), dikenal pula oleh masyarakatJawa Tengah sebelah timur (daerah Surakarta). Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Bumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merahbawang putihlengkuas (laos), ketumbarseraikunir,lombokkluwekgaram, serta minyak nabati. Semua bahan ini (kecuali serai dan lengkuas) dihaluskan, lalu ditumis sampai harum.
d937ec5149c0bbf9f5b5f753979a85cf_images 979fb83d728771ee2173238e579e36e4_images
Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek.Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge kecil, daun bawangkerupuk udang, daging sapi goreng (empal) dan sambal. Di Daerah Jawa Timur banyak dijumpai penjual Rawon, terutama rawon Pasuruan banyak yang terkenal.

Rabu, 01 Mei 2013

Melon Untuk Kesehatan



Salah satu buah yang digemari oleh orang Indonesia adalah melon. Buah yang kaya kandungan air ini cocok untuk iklim Indonesia yang panas dan kering. Sepotong melon dengan daging berwarna jingga atau orange dapat menyegarkan tenggorokan, manis dan segar..
Melon tidak sekedar manis dan enak, kandungan vitamin dan mineral di dalamnya akan membuat Anda semakin sehat. Inilah beberapa manfaat melon, dilansir Livestrong:
Vitamin C
Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang sangat kuat. Vitamin ini memainkan peran penting dalam proses tumbuh kembang dan daya tahan tubuh. Fungsi vitamin C paling banyak dijumpai dalam pertumbuhan dan regenerasi tulang rawan, tulang dan gigi. Orang dewasa harus mengonsumsi 90 mg vitamin C per hari. Sedangkan satu cangkir melon menyediakan 30 mg vitamin C.
Vitamin A
Vitamin A sangat penting untuk mendukung kesehatan gigi, kulit, tulang, dan selaput lendir. Vitamin A juga membantu sistem indera mata dengan mendukung kesehatan retina. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Melon dengan daging berwarna jingga memiliki kandungan vitamin A yang tinggi. Dalam satu cangkir, Anda sudah memenuhi kebutuhan harian vitamin A sebanyak 25 persen.
Kalium
Kalium adalah mineral penting dalam pemeliharaan kesehatan jantung. Mengonsumsi kalium dalam jumlah yang cukup dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi dampak tingginya natrium makanan yang masuk ke dalam tubuh. Orang dewasa harus mengonsumsi 4700 mg potasium per hari. Melon dengan daging berwarna jingga memiliki jumlah kalium yang tinggi, yaitu 473 mg dalam porsi 1 cangkir.
Itulah beberapa manfaat manis melon jingga. Yuk makan melon sekarang juga, nyam..

Kulit Awet Muda




Buah dan sayur terkenal sebagai sumber makanan yang mampu menjaga kesehatan seluruh tubuh kita. Salah satu buah yang bermanfaat adalah manggis. Buah yang dagingnya mirip dengan sirsak ini ternyata memiliki berbagai khasiat yang melimpah. Salah satunya adalah sumber anti oksidan untuk kulit yang awet muda.
Namun, bila Anda menikmati buah manggis, jangan langsung membuang kulitnya. Karena justru pada bagian kulit itulah terdapat banyak khasiat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan. Minuman sari kulit manggis dipercaya membantu mengatasi keluhan masalah pria, wanita, tua dan muda. Sebut saja berbagai penyakit kronis seperti kanker, batu ginjal, wasir, sesak nafas dan sebagainya.
Khusus untuk wanita, Anda pasti menyukai khasiat dari kulit buah manggis yaitu bikin Anda lebih awet muda. Kandungan anti oksidan di dalamnya mampu mencegah penuaan dini dan meregenerasi sel kulit. Bahkan pada Anda yang mengalami berbagai penyakit kulit.
Caranya adalah dengan mengolah kulit buah manggis menjadi minuman yang dikonsumsi secara rutin. Minuman sari kulit buah manggis terkenal dengan nama sirup xanthone. Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Caranya dengan mencuci bersih kulit 2 buah manggis dalam 4 gelas air. Masak hingga tinggal 2 gelas saja. Minumlah secara rutin 2-3 kali sehari. Anda juga bisa mengolah jus buah manggis seperti membuat jus pada umumnya. Bila kurang manis, Anda bisa menambahkan madu.
Kulit manggis terkenal dapat membantu mengatasi penyakit jantung dan kolesterol. Oleh karena itu, baik juga dikonsumsi bagi kerabat Anda yang memiliki keluhan penyakit tersebut. Wah, senang sekali ya kita bisa hidup cantik dan sehat secara alami? Agar semakin awet muda, coba juga teknik menggunakan pelembab di malam hari agar kulit yang beristirahat di malam hari makin mudah meregenerasi diri. Stay health and beautiful, Ladies.

10 Buah Yang Kaya Antioksidan

Courtesy ShutterStock.com

Zat antioksidan adalah zat yang diandalkan tak hanya di dunia kesehatan, tetapi juga kecantikan.
Antioksidan ini, dikatakan dapat membantu mencegah kerutan di wajah, memperlambat penuaan dini serta membuat kulit tetap segar dan sehat. Tak harus memakai cream ini itu ternyata untuk memetik khasiat antioksidan ini. Diperoleh dengan mudah dari alam, ada banyak buah-buahan yang ternyata kaya kandungan antioksidan.
Inilah daftar buah tersebut:
Kurma
Buah ini biasanya hadir di momen puasa. Rasanya manis, bentuknya bulat atau lonjong, berwarna cokelat, kuning atau kehitaman. Buah ini kaya kandungan kalium (potassium), serat, kalsium, zat besi (Fe), vitamin: A, B2, dan B12, C, aspirin, salisilat, fosfor, sulfur, natrium (sodium), magnesium, cobalt, seng, fluorin, tembaga (Cu), mangaan, selulosa, dan karbohidrat (berupa glukosa dan fruktosa). Kandungan vitamin C dalam buah kurma berpesan sebagai antioksidan yang baik.
Kismis
Kismis terbuat dari buah anggur yang kaya kandungan antioksidan. Anda boleh mencampurkannya pada kue atau menaburkan pada oatmeal di sarapan pagi Anda.
Blueberry
Warnanya hijau saat masih muda, perlahan ia akan berubah warna menjadi keunguan saat sudah matang. Rasanya manis, dan aromanya pasti Anda suka.
Blueberry ini mengandung berbagai zat nutrisi penting, seperti mineral (mangan, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan seng), vitamin B1, B2, B3, dan B6, vitamin C, vitamin E, vitamin K, serta karbohidrat dan lemak. Adalah antosianin, zat antioksidan yang terkandung dalam blueberry, fungsinya dapat menghambat perkembangan sel kanker, peradangan serta mencerahkan kulit.
Strawberry
Buah merah merona yang satu ini tentu sudah akrab dengan Anda, bukan? Strawberry sangat mudah ditemukan di pasar modern maupun tradisional. Kaya akan kandungan Vitamin K, mangan, Folic acid, potasium, Riboflavin, Vitamin B5, Vitamin B6, magnesium dan omega-3. Soal antioksidan, tak perlu diragukan, vitamin C dalam strawberry adalah salah satu sumber antioksidan terbaik.
Raspberry
Biasanya buah ini ditemukan sebagai salah satu perasa sirup, permen atau ice cream. Raspberry sendiri merupakan jenis berry-berryan liar yang kaya antioksidan. Dapat mencegah kerusakan sel otak, melancarkan pencernaan, mencegah kanker usus, meminimalisir alergi tubuh, mencegah penyakit jantung serta mencegah penuaan dini.
Buah plum
Buah berwarna ungu gelap ini sebenarnya ada kok di Indonesia. Biasa dijual di supermarket, buah ini mengandung 38% antioksidan lebih banyak ketimbang blueberry. Plum, kaya akan serat larut yang membantu menurunkan kolesterol di dalam tubuh.
Jeruk
Bentuknya bulat, warnanya hijau, kuning dan oranye. Rasanya percampuran dari asam dan manis. Biasanya dikonsumsi dalam bentuk jus, atau dimakan begitu saja. Si buah jeruk ini kaya kandungan vitamin C yang ternyata juga dapat membantu mencegah pengeroposan tulang, mencegah penyakit batu ginjal, mencegah asma, menurunkan kolesterol, mencegah dan menyembuhkan anemia dan lain sebagainya. Setiap 100 gram jeruk, mengandung energi 45 kkal; protein 0,9 g; lemak 0,2 g; karbohidrat 11,2 g; fosfor 23 mg; kalsium 33 mg; besi 0,4 mg; vitamin A 190 IU; vitamin B1 0,08 mg, vitamin C 49 mg, serta air 87,2 g.
Anggur merah
Anggur berwarna merah tak hanya merupakan bahan utama bagi minuman. Dikutip dari gizi.net, anggur merah apabila dikonsumsi rutin setiap hari dapat membuat awet muda lho. Hal ini dipicu oleh kadar antioksidan yang sangat tinggi di dalam anggur. Selain itu, kalium juga mampu menghambat penuaan dini.
Cherry
Buah yang satu ini biasa ditemukan pada cake sebagai topping. Rasanya unik, ada asam dan campuran manisnya. Cherry kaya akan vitamin C serta mengandung betakaroten yang efektif mencegah kanker. Selain itu, kabarnya cherry juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga resiko infeksi pernafasan.

Jumat, 08 Februari 2013

Indonesian Ingredients


Indonesia Traditional Market

Many Indonesian ingredients are now widely available in asian supply shops and even supermarket abroad. Essensial ingredients are described or easy identification, and a range of substitutes suggested.

Indonesian Ingredients A-F


ANCHOVIES, DRIED (ikan teri):small salted dried anchovies are used to season some dishes. Available in most Chinese stores. Unless they are very tiny, anchovies are usually less than 2.5 cm (1inchi) long. Discard  the heads any any black intestinal tract before frying.


BASIL (daun selasih, daun kemangi): Two varieties of this fragrant herb are found in Indonesia. They are generally added to dishes at the last minute for maximum flavour. daun kemangi has a lemony scent, while daun selasih (identical to Thai horopa) is more similar to sweet European basil, which can be used as a subtitute.

BEANCURD(Tahu): Beancurd, introduced by the Chinese, is now widely used in vegetable dishes and salad, providing inexpensive protein. Beancurd is sold in cakes about 8 cm (3 inches) square. This beancurd is sometimes compressed to expel much of the moisture forming hard beancurd cakes. Do not confuse regular beancurd with soft or 'silken' beancurd sold in many stores abroad; this is commonly used for Chinese soups and in Japanese cuisine.

CANDLENUT (Kemiri)A round, cream-coloured nut relating to the macadamia and Queensland bush nut, this has an oily consistency used to add texture and a faint flovour to many dishes. Store in the fridge as candlenuts turn rancid quickly. Subtitute with macadamia nuts, raw cashew or almond.


BILIMBI, SOUR (belimbing wuluh): This pale green acidic fruit about 5-8 cm (2-3 inchi) long, grows in clusters on a tree. A relative of the large, five-edged sweet starfruit, Bilimbi is used whole or sliced to give a sour tang to some soups, fish dishes and sambals. Sour grapefruit or tamarind juice can be used as subtitute.


CARDAMOM (kapulaga): About 8-12 intensely fragrant black seeds are enclosed in a straw-coloured, fibrous pod. Try to buy the whole pod rather than cardamom seeds or powder for maximum flavour, and bruise lightly with the back of the cleaver to break the pod before adding to food.





CELERY (seledri): The celery used in Indonesia is different from normal western variety, with slender stems and particularly pungent leaves. It is often refereed to as 'Chinese celery' abroad and is used as a herb rather than vegetable.




CHILLIES (Cabai, also called cabe or lombok): Several types of chilli pepper are used with the amount of heat increasing as the size diminishes. Green chillies are the unripe fruit, and have a flavour different from ripe red chillies. Fresh, finger-length red chillies are the most commonly used in some dishes, especially in Sumatra. Dried chillies should be torn into pieces and soaked in hot water to soften before grinding or blending. Hottest of all chillies are the tiny fiery bird's-eye chillies (cabe rawit). To reduce the heat of the dish while retaining the flavour, remove some or all of the seeds. Be careful to wash your hands throughly after handling chillies as the oil can burn your eyes and skin. You may even like to wear rubber gloves.


CHIVES, COARSE (Kucai): Coarse chives, flat leaves about 30 cm (12 in) long, are used as a seasoning; although the flavour is more delicate, spring onions (scallions) can be used as a subtitute.




CINNAMON (kayu manis): The thick, dark brown bark of a type cassia is used in Indonesia, not true cinnamon. The latter is more subtle in flavour and considerably more expensive. Always use whole bark, not ground cinnamon.



CLOVES (Cengkeh): This small, brown, nail shaped spice was once found only in the islands of Maluku. Cloves are used in cooking les frequently than one might expect, but add their characteristic fragrance to the clove scented cigarettes or kretek popular through out Indonesia.



COCONUT(Kelapa):Coconut are widely used in Indonesia, not just in cooking but also for plam sugar, alcohol, housing, utensils, and charcoal. The grated flesh of the coconut is frequently added to food; it is also squeezed with water to make coconut milk.
 To make fresh coconut milk, put the flesh of 1 freshy grated ripe coconut into a bowl and add ½ cup of lukewarm water. Squeeze and knead the coconut thoroughly for 1 minute, then squeeze handful by handful, straining into a bowl to obtain thick coconut milk. Repeat the process with another 2 ½ cups of water to obtain thin coconut milk.
Coconut milk can be deep frozen, thaw and stir throughly before use. The best subtitute for fresh coconut milk to be used with vegetables, seafood, meat and for sauces is instant coconut powder, sometimes sold under the name 'santan'. Combine this with warm water as directed on the packet. For the richer, cremier flavour required for dessert and cakes, use tinned coconut cream.

CORIANDER (ketumbar): Small straw coloured seeds with a faintly orange flavour, coriander is of the most commonly used spices in Indonesia, and is often used in conjuction with white pepper and cumin.



CUMIN (jinten): Together with coriander and pepper, this small beige elongated seed is one of the most commontly used spices in Indonesia. Take care not to confuse it with fennel.


FENNEL (jinten manis): This seed is simiar to cumin, although slightly fatter, whiter, and with a distinctive fragrance reminiscent of aniseed.






Indonesian Ingredients G - P





GALANGAL (laos): A member of the ginger family with a very tough but elusively scented rhizome which must be peeled before use. The best substitute is water-packed slices of galangal sold in jars, generally exported from Thailand. Otherwise, use slices of dried laos (soaked in boiling water for 30 minutes) or as last resort, powdered laos (1 teaspoon = 2 ½ cm/ in)


GARLIC (bawang putih): Recipes in this book were prepared with Indonesian garlic, the clovesof which are usually smaller and less pungent than the garlic found in many Western countries. Adjust the amount to suit your taste.



GINGER (jahe): This pale creamy yellow root is widely used, not just to season food but its medicinal properties (it helps digestion, expels intestinal gas, improves the appetite and is believed to be good for colds). Always scrape the skin off fresh ginger before using and do not substitute powdered ginger as the taste is quite different. Fresh ginger keeps in a cool place for several weeks.


JICAMA (bengkuang): Native to tropical America, where it is known as jimaca, the somewhat confusingly named yam bean is actually a tuber with a beige skin and crisp white interior. It is used in salads and some cooked vegetable dishes; water chesnuts make an acceptable subtitute. Many Indonesian ingredients are now widely available in Asian supply shops and even supermarkets abroad.


KENARI: A soft, somewhat oily nut found in Maluku, almond is the closest subtitute.




KLUWAK : Kluwak nuts come from the kepayang tree (Pangium edule) of Indonesia & Malaysia, a member of the flacourtia family (Flacourtiaceae). The oily, hard-shelled seeds superficially resemble Brazil nuts. Meaty seeds are edible after the poisonous hydrocyanic acid is removed by soaking and boiling them in water. Fermented kluwak nuts become chocolate-brown, greasy and very slippery. Cooked seeds are used in a number of popular Malaysian and Indonesian dishes.


KENCUR: Sometimes incorrectly known as lesser galangal, the botanical name of this ginger-like root is Kaemferia galanga. The correct english name, rarely encountered, is zedoary Kencur has a unique, camphor-like, flavour and should be used sparingly. Wash it and if you're fussy (most Indonesians aren't) scrape off the skin before using. Dried sliced kencur (sometimes spelled kentjoer) or kencur powder can be used as a subtitute. Soak dried slices in boiling water for 30 minutes; use ½ - 1 teaspoon of powder for 2.5 cm (1 in) fresh root.

KRUPUK: Dried crackers made from shrimps, fish, vegetables or nuts mixed with various types of flour are enormously popular as a garnish or snack. They must be thoroughly dry before deep frying in very hot oil for few seconds, so that puff up and become crisp.



LEMON GRASS (serai, sereh): This intensely fragrant herb is used to impart a lemony flavour to many dishes and can also be used as a skewer for stays. Cut off the roots and use only the tender bottom portion (16-20 cm / 6-8 in ). Discard the hard outer leaves. If a whole stem is added to a gravy during cooking, it should be bruised a couple of times with the edge of a cleaver or pestle to release the fragrance, then tied in a knot to hold it together.


LIME: Several types of lime are used in Indonesia. The most fragrant is the leprous or kaffir lime (jeruk purut). IT has virtually no juice bzt the double leaf is often used whole or very finely shradded, while the grated skin is occasionally used in cooking. Round yellow-skinned limes slightly larger than a golf ball (jeruk nipis) and small, dark green limes (jeruk limau) are used for their juice. If limes are not available, use lemons.

NOODLES (mi, mie): Introduced by the Chinesse and a firm favourite everywhere. The most common varieties are fresh spagetti-like yellow egg noodles (bami) and dried rice cermicelli (mihun). Transparent noodles made from mung pea flour (sohun), called either jelly or glass noodles in the West, are used in some soup and vegetables dishes for texture rather than flovour.

NUTMEG (pala): Always grate whole nutmeg just before using as the powdered spice quickly loses its fragrance. Whole nutmegs keep almost indefinately.




PALM SUGAR (gula merah, gula jawa): Juice extracted from coconut or aren palm flowers is boiled and packed into moulds to make sugar with a faint caramel taste. If palm sugar is not available, subtitute soft brown sugar, or a mixture of brown sugar and maple syrup.
To make palm sugar syrup, combine equal amounts of chopped palm sugar and water, adding pandan leaf if available. Bring to boil, simmer for 10 minutes, strain and store in refrigerator.

PANDAN LEAF (daun pandan): The fragrant leaf of a type of pandanus sometimes known as fragrant screwpine is tied in a knot and used to flavour some curries, desserts and cakes. Bottled pandan essence can be subtituted.


PEANUTS (kacang tanah): These are ground  (either raw or cooked) and used to make sauces; deep fried peanuts are a very common garnish or condiment. DO not salt fried peanuts before storing to avoid their going soggy.


PEPPER (merica, lada): Whole black or white peppercorns are generally crushed just before use; ground white pepper powder is also used on certain occasions.



PRAWNS, DRIED (ebi): Used to season some dishes, these should be soak in warm water for 5 minutes before use and any shell discarded. Choose dried prawns that are bright pink in colour, avoiding any that look grey or mouldly.





Indonesian Ingredients S - Z




SALAM LEAF (daun salam): A subtly flavoured leaf of a memeber of the cassia family. The flavour bears no resemblance whatsoever to that of bay leaves, which are sometimes suggested as a subtitute. If you cannot obtain dried salam leaf, omit altogether.

SALTED SOYA BEANS (tauco): Salty and with a distictive tang, this Chinesse ingredients is used to season some dishes and to make a savoury side-dish or sambal. Available in jars, sometimes labelled 'Yellow Bean Sauce'.


SHALLOTS (bawang merah): Widely used throughout Indonesia, shallots are sliced and eaten raw in sambals; pounded to make spice pastes; sliced and added during cooking, or sliced and deep fried to make Indonesia's most popular garnish. Packets of deep-fried shallots are generally available in Asian supply stores. If they lose their crispness, scatter in a large baking dish and put in a very low oven for a few moments to dry them throughly. Cool throughly before storing. Indonesian shallots are smaller and milder than those found in many Western countries.

SHRIMP PASTE, BLACK (petis): A very thick syrupy paste, usually sold in jars or plastic tubs, with a strong shrimp flavour, petis is used to season some sauces; perhaps best known as an ingredients in Rojak, a fruit and vegetable salad drenched with a hot, sour, faintly fishy sauce.

SHRIMP PASTE, DRIED (trasi): This very pungent seasoning oftem smells offensive to the ininitiated. It is always cooked before eating, which kills the smell and greatly improves the flavour. The best way to prepare shrimp paste is to spread the required amount on a piece of foil and to toast it under a grill or dry fry in a pan for about 2 minutes on each side. If you prefer to avoid the pungent smell during cooking, wrap in the edges of the foil before cooking. If the shrimp paste is to be fried with other paste ingredients, it does not need pre-cooking. Widely known overseas by its Indonesian name, trasi, or the Malay term , belacan, shrimp paste ranges in colour from purplish pink to beige to brownish black and is generally sold in a cake.

SOY SAUCE: Two types of soy sauce are used in Indonesia: thick sweet soy sauce (kecap manis), which is most frequently used as a condiment, usually with added sliced chillies, and the thinner, saltier light soy sauce (kecap asin). If you cannot obtain kecap manis, use thick  black Chinese soy sauce and add vrown sugar to sweeten it.

SPRING ONION (daun bawang): Sometimes known as scallions or, in Australia , as shallots, this popular herb is often used as a garnish and to add flavour to many dishes.


STAR ANISE (bunga lawang): An 8-pointed star-shaped spice, dark brown in colour, with each point containing a shiny brown, round seed, this has a strong aniseed or licorice flavour.


TAMARIND (asem jawa): The pod of tamarind tree contains seeds covered by freshy pulp which adds fruity sourness to many dishes. Packets of dried tamarind pulp usually contain the seeds and fibres. To make tamarind juice, measure one part of pulp and soak it in 3 parts of hot water for 5 minutes before squeezing it to extract the juice, discarding the seeds, fibre and any skin.

TAPIOCA (ubi kayu): The root of this plant, also known as cassava, and the tender green leaves, are both used as a vegetable. The root is also grated and mixed with coconut and sugar to make a number of cakes. Fermented tapioca root is added to some dessert dishes, while the dried root is made into small balls and used in the same way as pearl sago. Subtitute spinach for tabioca leaves.


TEMPE: This javanesse creation, cakes of compressed, lightly fermented soya beans, is increasingly known to health enthusiasts internationally. It is rich in protein and has a delicious nutty flavour. Often available in health food stores. No subtitute.

TURMERIC (kunyit): A vivid yellow rhizome of the ginger family, this has a very emphatic flavour. Scrape the skin before using. If fresh turmeric is not available, subtitute 1 teaspoon of powdered turmeric for 2.5 cm (1 in) of the fresh root. The leaf of the turmeric plan is sometimes used as a herb, particularly in Sumatra. There is no subtitute.

WATER CANVOLVULUS (kangkung): Sometimes known as Morning Glory or Swamp Cabbage, this aquatic plant is full of nutrition and has an excellent flavour. Often steamed and used in many salads with a spicy sauce. The tender leaves and tips of the plant are used, and the tough hollow stems discarded. Available in most Chinese markets, often under the Cantonese name, ong choy.
Blogger Templates